Kutipan dan referensi adalah dua elemen penting dalam penulisan akademis. Keduanya memiliki peran penting dalam memberikan pengakuan terhadap sumber-sumber yang digunakan dalam sebuah tulisan serta mengakui karya peneliti lain. 

Memahami perbedaan dasar antara kutipan dan referensi sangat penting untuk mencapai kesuksesan akademis. Dalam artikel ini, kita akan melihat perbedaan antara kutipan dan referensi, serta pentingnya dan alat bantu praktis untuk menggunakannya dengan sukses dalam tulisan Anda. 

Melalui thephdhub.com

Apa yang dimaksud dengan kutipan?

Kutipan adalah praktik mengakui sumber di dalam teks tubuh penulisan dokumen. Ketika Anda merujuk sebuah sumber, Anda menunjukkan bahwa Anda menggunakan informasi, ide, atau kata-kata dari sumber tersebut. Mengutip sumber Anda mengakui penulis asli dan memungkinkan pembaca untuk menemukan materi sumber jika mereka ingin mempelajari lebih lanjut.

Kutipan dalam tulisan akademis sering kali mencakup nama penulis, tahun publikasi, dan nomor halaman dari materi asli. Kutipan dapat digunakan untuk memberikan bukti untuk mendukung argumen, memberikan kredibilitas pada suatu klaim, atau mengakui hasil karya peneliti lain.

Apa yang dimaksud dengan referensi?

Merujuk adalah proses menyediakan daftar menyeluruh dari semua sumber yang disebutkan dalam dokumen. Daftar ini terdapat di akhir dokumen dan memberikan informasi bibliografi yang lengkap untuk setiap sumber, termasuk nama penulis, judul karya, penerbit, dan tanggal penerbitan. 

Kutipan vs Referensi: Perbedaan Utama

Definisi dan tujuan

Meskipun kutipan dan referensi berhubungan erat, ada beberapa perbedaan yang signifikan di antara keduanya:

Kutipan adalah tindakan mengenali sumber informasi dalam teks dokumen, biasanya dengan memasukkan nama penulis dan tahun publikasi dalam tanda kurung, atau dengan menggunakan catatan kaki atau catatan akhir. Kutipan sering digunakan untuk mendukung argumen atau klaim atau memberikan bukti untuk sesuatu yang khusus di dalam teks. 

Perujukan, di sisi lain, adalah tindakan menyajikan daftar lengkap, biasanya di bagian akhir dokumen, dari semua sumber yang disebutkan. Tujuan dari perujukan adalah untuk memberikan kepada para pembaca sebuah catatan yang komprehensif dan akurat mengenai sumber-sumber yang digunakan dalam dokumen, sehingga mereka dapat mengidentifikasi dan memverifikasi materi yang disebutkan, serta memungkinkan para peneliti selanjutnya untuk mengembangkan karya tersebut dengan menggunakan sumber-sumber yang sama.

Konten

Kutipan biasanya mencakup nama penulis, tahun penerbitan, dan nomor halaman materi sumber. Informasi tambahan, seperti judul karya atau nama penerbit, dapat diberikan dalam beberapa situasi.

Sebaliknya, daftar referensi berisi informasi yang lebih rinci tentang sumber; setiap entri dalam daftar referensi biasanya mencakup nama pengarang, judul karya, penerbit, dan tanggal penerbitan, serta informasi lain yang relevan seperti edisi, volume, atau nomor halaman.

Pemformatan

Kutipan biasanya singkat dan digunakan di dalam tubuh dokumen untuk menjelaskan dari mana informasi atau ide tertentu berasal. Kutipan dapat memiliki beberapa bentuk tergantung pada gaya kutipan yang digunakan dan dapat diformat dalam tanda kurung, catatan kaki, atau catatan akhir, penempatannya di dalam dokumen juga dapat bervariasi berdasarkan gaya kutipan.

Sebaliknya, referensi adalah daftar lengkap semua sumber yang dirujuk dalam dokumen. Referensi biasanya diletakkan di akhir dokumen, di halaman yang berbeda, dan disusun menurut abjad nama belakang pengarang atau, jika tidak ada pengarangnya, menurut kata pertama dari judul.

Struktur referensi, seperti halnya kutipan, dapat berubah berdasarkan gaya kutipan yang digunakan. 

Jenis-jenis Kutipan

Ada beberapa jenis kutipan yang dapat digunakan dalam teks. Berikut adalah beberapa contoh jenis yang paling umum:

Kutipan Langsung: 

Kutipan langsung adalah reproduksi teks, frasa, atau kalimat dari suatu sumber yang dikelilingi oleh tanda kutip dan dikutip dengan nama penulis, tahun publikasi, dan nomor halaman dari materi sumber.

"Hal terindah yang bisa kita alami adalah yang misterius" (Einstein, 1979, hal. 5).

Parafrase:

Menulis ulang materi dari suatu sumber dengan kata-kata Anda sendiri, sambil memberikan kredit yang tepat, dikenal sebagai parafrase. Karena parafrase berisi banyak kalimat, cantumkan nama penulis dan tahun penerbitan, tetapi tidak mencantumkan nomor halaman.

Menurut Einstein (1979), sensasi yang paling indah adalah keajaiban yang tidak diketahui.

Meringkas:

Meringkas adalah ketika Anda menyajikan ringkasan ringkas atau versi ringkas dari sebuah sumber dengan kata-kata Anda sendiri sambil mengutip penulisnya. Nama penulis dan tahun publikasi harus disertakan dalam kutipan.

Para peneliti telah menemukan bahwa konsumsi gula terkait dengan risiko obesitas dan diabetes yang lebih tinggi (Smith, 2015).

Kutipan Tidak Langsung atau Sekunder:

Kutipan materi yang Anda temukan di satu sumber tetapi pertama kali diterbitkan di sumber lain. Nama penulis asli dan penulis sumber yang Anda gunakan harus disertakan dalam kutipan.

Johnson (1998) sebagaimana dikutip dalam Smith (2015) menemukan bahwa ada korelasi positif antara olahraga dan kesehatan mental.

Jenis-jenis Referensi

Sistem Tanggal Penulis

Sumber-sumber dalam sistem tanggal penulis dicantumkan di bagian akhir laporan dalam urutan abjad sesuai dengan nama belakang penulis pertama, seperti pada contoh berikut:

Smith, J.K., L.M. Johnson, dan R.T. Green. 2020. Dampak Perubahan Iklim terhadap Ekosistem Hutan. Ekologi dan Konservasi, 25(4), 45-56.

Sistem Numerik

Dalam sistem tanggal penulis, sumber disusun berdasarkan urutan abjad berdasarkan nama belakang penulis pertama dan ditempatkan di bagian akhir laporan, misalnya:

4. Wilson, J.T., P. Mitchell, dan K. Jones. 2010. Komunitas Burung di Lanskap Hutan yang Terfragmentasi. Jurnal Pengelolaan Satwa Liar, 74(2), 223-231.

Pentingnya Kutipan dan Referensi

Kutipan dan referensi sangat penting dalam penulisan akademis karena memungkinkan penulis untuk memberikan kredit kepada sumber asli untuk informasi yang digunakan. Keduanya memungkinkan pembaca untuk memverifikasi pernyataan yang dibuat dalam teks dan menemukan sumber yang digunakan sebagai pendukung. 

Kutipan dan referensi yang tepat membantu dalam menyampaikan kepercayaan dan keahlian penulis terhadap topik sekaligus menghindari tuduhan plagiarisme.  

Alat untuk Kutipan dan Referensi

Alat bantu pengutipan dan referensi dapat membuat pengelolaan sumber jauh lebih efisien dan tepat. Di antara alat bantu tersebut adalah:

  • EndNote, Zoterodan Mendeley adalah contoh perangkat lunak manajemen referensi yang dapat membantu Anda mengumpulkan, menyimpan, dan mengatur sumber serta menghasilkan kutipan dan bibliografi.
  • Generator kutipan, seperti EasyBib, Mesin Kutipandan BibMememungkinkan Anda untuk memasukkan informasi sumber dan menghasilkan kutipan dengan gaya kutipan yang tepat.
  • Perangkat lunak pengolah kata dengan kemampuan pengutipan bawaan, seperti Microsoft Word dan Google Docs, yang dapat menghasilkan kutipan dan daftar pustaka dalam berbagai format.

Alat-alat ini dapat membantu Anda memastikan bahwa kutipan dan referensi Anda tepat, konsisten, dan terstruktur dengan baik, sehingga menghemat waktu dan tenaga serta membantu Anda menghindari potensi kesalahan dan pelanggaran etika.

Mulai membuat infografis dan ilustrasi ilmiah

Mind The Graph adalah alat yang mudah digunakan dan mudah beradaptasi yang dapat membantu pengguna dalam mengkomunikasikan konsep dan data ilmiah yang sulit secara grafis. Dibuat dengan tujuan untuk mempermudah kehidupan para peneliti, pelajar, pendidik, dan profesional di berbagai bidang.

logo-langganan

Berlangganan buletin kami

Konten eksklusif berkualitas tinggi tentang visual yang efektif
komunikasi dalam sains.

- Panduan Eksklusif
- Kiat desain
- Berita dan tren ilmiah
- Tutorial dan templat