{"id":5549,"date":"2018-08-21T19:07:49","date_gmt":"2018-08-21T22:07:49","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/?p=5549"},"modified":"2022-10-18T08:24:05","modified_gmt":"2022-10-18T11:24:05","slug":"life-scientists","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/ilmuwan-kehidupan\/","title":{"rendered":"Perjuangan ilmuwan kehidupan"},"content":{"rendered":"<p>Menjadi seorang ilmuwan bukanlah tugas yang mudah. Otonomi untuk memiliki pekerjaan Anda sendiri disertai dengan tekanan yang besar untuk menunjukkan hasil. Kita harus terorganisir, diperbarui, dan tangguh. Jika tidak, mendapatkan hasil yang tidak signifikan dapat meruntuhkan kita yang paling optimis sekalipun. Semua itu karena sains adalah sesuatu yang tidak pasti yang membutuhkan banyak energi dan waktu.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, menjadi seorang ilmuwan kehidupan dapat menjadi tantangan tersendiri karena berbagai alasan. Misalnya, seberapa sering kita berbicara tentang subjek yang hanya dipahami (atau berempati) oleh ilmuwan kehidupan lainnya?<\/p>\n<p>Mari kita tarik napas dalam-dalam dan menganalisis berapa kali kita membicarakan hal-hal seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Menumbuhkan jamur dan bakteri<\/li>\n<li>Menyuntik mati atau membedah hewan kecil<\/li>\n<li>Berbicara tentang parasit, penyakit, dan vektor (terutama saat makan)<\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/drosophila-melanogaster\/\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-6111\" src=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/preview-63724f-300x65.png\" alt=\"Perjuangan ilmuwan kehidupan\" width=\"397\" height=\"86\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/preview-63724f-300x65.png 300w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/preview-63724f-768x167.png 768w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/preview-63724f-1024x223.png 1024w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/02\/preview-63724f.png 1500w\" sizes=\"(max-width: 397px) 100vw, 397px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Kehidupan sehari-hari seorang ilmuwan kehidupan mencakup berbagai macam situasi yang tidak nyaman. Namun demikian, apakah kita benar-benar menyadari keanehan subjek-subjek ini? Beberapa situasi begitu biasa bagi kita sehingga kita kehilangan kepekaan terhadapnya. Masalahnya adalah kita menjangkau masyarakat luas dengan penelitian kita dan cara kita mengkomunikasikannya sangat penting.<\/p>\n<p>Oke, jadi tugas kita sebagai ilmuwan adalah mengkomunikasikan informasi yang relevan, bukan? Tetapi bagaimana cara melakukannya tanpa melewati batas yang tidak nyaman bagi orang lain?<\/p>\n<p>Selama beberapa tahun terakhir, ilmu pengetahuan menjadi lebih sadar akan dampaknya. Alih-alih menggunakan gambar yang mengganggu, para ilmuwan memutuskan untuk menerapkan pendekatan baru. Sebuah pendekatan yang menutup kesenjangan antara orang awam dan komunitas ilmiah.<\/p>\n<p>Dapatkah Anda membayangkan memiliki gambar seperti ini dalam makalah atau presentasi Anda?<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.huffingtonpost.com\/entry\/19th-century-surgery-drawings_us_5693d0ace4b0cad15e658fce?oiw45cdi=\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5550 size-full\" src=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/568eb7031600000001eba43f.jpeg\" alt=\"ilmuwan kehidupan\" width=\"630\" height=\"972\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/568eb7031600000001eba43f.jpeg 630w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/568eb7031600000001eba43f-194x300.jpeg 194w\" sizes=\"(max-width: 630px) 100vw, 630px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Sebaliknya, pendekatan yang jauh lebih lembut mulai muncul. Semua itu untuk mengubah citra bias yang biasanya dimiliki orang tentang ilmuwan kehidupan dan sains itu sendiri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.etsy.com\/shop\/aKNITomy?ref=l2-shop-info-name#\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5551 size-full\" src=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/e3d77737b70cdb54aae26e0f07603e6d.jpg\" alt=\"ilmuwan kehidupan\" width=\"736\" height=\"546\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/e3d77737b70cdb54aae26e0f07603e6d.jpg 736w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/e3d77737b70cdb54aae26e0f07603e6d-300x223.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 736px) 100vw, 736px\" \/><\/a><\/p>\n<p>Gerakan sensibilitas dalam komunikasi sains ini mengakibatkan para peneliti tidak lagi menggunakan gambar-gambar nyata dari eksperimen mereka. Sebagai konsekuensinya, para ilmuwan kehidupan mencegah masyarakat untuk terkejut dan tersinggung dengan penelitian mereka.<\/p>\n<p>Namun demikian, sebuah celah baru telah muncul: jika kita tidak lagi menggunakan gambar nyata, bagaimana cara menyajikan karya kita secara visual?<\/p>\n<p>Sebagai seorang ilmuwan, Anda mungkin pernah mencoba menggunakan alat bantu seperti Power Point atau Paintdash untuk memenuhi keinginan Anda dalam membuat ilustrasi ilmiah. Bagaimana pengalaman itu? Mungkin sangat membuat frustasi.<a href=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/drosophila-melanogaster\/\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5732 size-medium\" src=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/untitled-creation63724-1-300x120.png\" alt=\"ilmuwan kehidupan\" width=\"300\" height=\"120\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/untitled-creation63724-1-300x120.png 300w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/untitled-creation63724-1-1024x410.png 1024w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/06\/untitled-creation63724-1.png 1500w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Ilmu pengetahuan modern membutuhkan <a href=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/drosophila-melanogaster\/\">ilustrasi yang ramah dan fungsional<\/a>. Kombinasi ini menjamin umpan balik yang baik tentang bagaimana sebuah penelitian disajikan hanya karena enak dilihat dan mudah dimengerti. Namun, tidak mudah untuk menemukan ilustrasi semacam ini. Ilustrasi ilmiah menjadi semakin tren. Jika Anda bukan seorang ilustrator ilmiah, Anda dapat mencari alat atau tenaga profesional yang dapat membantu mengkomunikasikan temuan Anda.<\/p>\n<p>Mind the Graph menyadari adanya kesenjangan ini. Oleh karena itu, kami menciptakan perpustakaan ilmiah kami sendiri yang tersedia untuk siapa saja. Kami ingin memperluas dan memasukkan semua bidang ilmiah yang selalu bertujuan untuk meningkatkan komunikasi sains.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/drosophila-melanogaster\/\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5552 size-full\" src=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/untitled-creation55142.png\" alt=\"ilmuwan kehidupan\" width=\"2400\" height=\"1800\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/untitled-creation55142.png 2400w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/untitled-creation55142-300x225.png 300w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/untitled-creation55142-1024x768.png 1024w\" sizes=\"(max-width: 2400px) 100vw, 2400px\" \/><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p>Masa depan ilmu pengetahuan adalah menunjukkan lebih banyak daripada memberi tahu; dan membiarkan <a href=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/drosophila-melanogaster\/\">pekerjaan berbicara dengan sendirinya<\/a>. Namun demikian, hal ini hanya mungkin terjadi jika orang merasa tertarik dengan apa yang mereka lihat.<a href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/\"><br \/>\n<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi seorang ilmuwan bukanlah tugas yang mudah. Otonomi untuk memiliki pekerjaan Anda sendiri disertai dengan tekanan yang besar untuk menunjukkan hasil. Kita harus terorganisir, diperbarui, dan tangguh. Jika tidak, mendapatkan hasil yang tidak signifikan dapat meruntuhkan kita yang paling optimis sekalipun. Semua itu karena sains adalah sesuatu yang tidak pasti yang membutuhkan banyak [...]<\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":5551,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"image","meta":[],"categories":[40],"tags":[554,775],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Life scientist struggle - Mind the Graph Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Science has become much more aware of its impact. Instead of using disturbing images, life scientist decided to implement a new approach.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/ilmuwan-kehidupan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Life scientist struggle - Mind the Graph Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Science has become much more aware of its impact. Instead of using disturbing images, life scientist decided to implement a new approach.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/ilmuwan-kehidupan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mind the Graph Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-08-21T22:07:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-18T11:24:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/e3d77737b70cdb54aae26e0f07603e6d.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"736\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"546\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fabricio Pamplona\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fabricio Pamplona\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Life scientist struggle - Mind the Graph Blog","description":"Science has become much more aware of its impact. Instead of using disturbing images, life scientist decided to implement a new approach.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/ilmuwan-kehidupan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Life scientist struggle - Mind the Graph Blog","og_description":"Science has become much more aware of its impact. Instead of using disturbing images, life scientist decided to implement a new approach.","og_url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/ilmuwan-kehidupan\/","og_site_name":"Mind the Graph Blog","article_published_time":"2018-08-21T22:07:49+00:00","article_modified_time":"2022-10-18T11:24:05+00:00","og_image":[{"width":736,"height":546,"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/e3d77737b70cdb54aae26e0f07603e6d.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fabricio Pamplona","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Fabricio Pamplona","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/life-scientists\/","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/life-scientists\/","name":"Life scientist struggle - Mind the Graph Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2018-08-21T22:07:49+00:00","dateModified":"2022-10-18T11:24:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8eaee6d8007ac319523c3ddc98cedd3"},"description":"Science has become much more aware of its impact. Instead of using disturbing images, life scientist decided to implement a new approach.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/life-scientists\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/life-scientists\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/life-scientists\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Life scientist struggle"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/","name":"Mind the Graph Blog","description":"Your science can be beautiful!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8eaee6d8007ac319523c3ddc98cedd3","name":"Fabricio Pamplona","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/da6985d9f20ecb24f3238df103a638ac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/da6985d9f20ecb24f3238df103a638ac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fabricio Pamplona"},"description":"Fabricio Pamplona is the founder of Mind the Graph - a tool used by over 400K users in 60 countries. He has a Ph.D. and solid scientific background in Psychopharmacology and experience as a Guest Researcher at the Max Planck Institute of Psychiatry (Germany) and Researcher in D'Or Institute for Research and Education (IDOR, Brazil). Fabricio holds over 2500 citations in Google Scholar. He has 10 years of experience in small innovative businesses, with relevant experience in product design and innovation management. Connect with him on LinkedIn - Fabricio Pamplona.","sameAs":["http:\/\/mindthegraph.com","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/fabriciopamplona"],"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/author\/fabricio\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5549"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5549"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5549\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6200,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5549\/revisions\/6200"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5549"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5549"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5549"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}