{"id":26914,"date":"2023-02-27T12:44:00","date_gmt":"2023-02-27T15:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/what-is-stargazing-copy\/"},"modified":"2023-02-28T18:06:09","modified_gmt":"2023-02-28T21:06:09","slug":"earthquake-magnitude","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/magnitudo-gempa-bumi\/","title":{"rendered":"Memahami Magnitudo Gempa Bumi dan Dampaknya"},"content":{"rendered":"<p>Gempa bumi adalah kejadian alam yang sering terjadi di seluruh dunia. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), ratusan ribu gempa bumi terjadi setiap tahun, sebagian besar di antaranya terlalu lemah untuk disadari oleh manusia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Frekuensi gempa bumi sangat bervariasi tergantung di mana gempa bumi itu terjadi. Karena letaknya yang berada di perbatasan lempeng aktif, beberapa lokasi tertentu, seperti California dan Jepang, mengalami gempa bumi secara teratur, sementara lokasi lainnya hanya mengalami gempa bumi sporadis.<\/p>\n\n\n\n<p>Suriah dan Turki juga rentan terhadap gempa bumi. Turki terletak di perbatasan lempeng tektonik Afrika dan Eurasia, sedangkan Suriah terletak di perbatasan lempeng tektonik Afrika dan Arab.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah sebabnya mereka menghadapi gempa bumi yang mengerikan pada 6 Februari 2023, dan menewaskan lebih dari 11.000 orang dan melukai puluhan ribu lainnya. Kekuatan gempa mencapai 7,8 SR, yang dianggap sebagai gempa yang sangat besar dan berpotensi merusak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Apa yang dimaksud dengan magnitudo gempa bumi?<\/h2>\n\n\n\n<p>Magnitudo gempa bumi adalah ukuran ukuran atau kekuatan yang digunakan untuk mewakili jumlah energi yang dihasilkan oleh gempa bumi. Magnitudo dihitung dengan menggunakan ukuran gelombang seismik dan kuantitas gerakan tanah yang diamati.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Skala Richter, yang diciptakan pada tahun 1930-an oleh Charles Richter, merupakan ukuran tradisional magnitudo gempa bumi selama bertahun-tahun, tetapi saat ini, Skala Momen Magnitudo pada dasarnya telah menggantikannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2>Bagaimana cara mengukur magnitudo gempa bumi?&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada banyak metode untuk mengukur magnitudo gempa bumi, dan setiap pendekatan memberikan estimasi yang berbeda dari ukuran gempa bumi. Berikut ini adalah pendekatan yang paling umum:<\/p>\n\n\n\n<h3>Skala Richter<\/h3>\n\n\n\n<p>Skala magnitudo Richter didasarkan pada gelombang seismik terbesar yang terekam oleh seismometer dan memberikan nilai tunggal yang menggambarkan magnitudo gempa bumi secara keseluruhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ini bersifat logaritmik, yang menyiratkan bahwa sedikit peningkatan magnitudo akan menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam ukuran gempa. Gempa berkekuatan 7,0 SR, misalnya, sepuluh kali lebih besar daripada gempa berkekuatan 6,0 SR dan seratus kali lebih besar daripada gempa berkekuatan 5,0 SR.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala magnitudo Richter berkisar antara 0 hingga 9, dengan angka kurang dari 2,0 biasanya tidak dirasakan oleh manusia dan angka yang lebih besar dari 8,0 dianggap sebagai gempa bumi besar yang mampu menyebabkan kerusakan dan bencana yang luas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3>Skala Besaran Momen<\/h3>\n\n\n\n<p>Skala Momen Magnitudo diperkenalkan sebagai alternatif dari skala magnitudo Richter untuk menentukan magnitudo gempa bumi. Skala Momen Magnitudo, yang berlawanan dengan skala magnitudo Richter, memperkirakan keseluruhan energi yang dihasilkan oleh gempa bumi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini didasarkan pada konsep momen seismik, yaitu magnitudo gempa yang didasarkan pada jumlah slip (pergerakan) pada sesar, luas sesar yang mengalami pergeseran, dan kekakuan kerak bumi. Momen seismik dihasilkan dari pengukuran gelombang seismik dan digunakan untuk menilai Magnitudo Momen gempa.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala Magnitudo Momen, seperti halnya skala magnitudo Richter, bersifat logaritmik, yang mengimplikasikan bahwa sedikit peningkatan magnitudo sama dengan peningkatan besar dalam ukuran gempa.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala Magnitudo Momen berkisar antara -2,0 hingga 9,0 dan merupakan skala magnitudo gempa bumi yang paling sering digunakan karena skala ini mengukur ukuran gempa bumi secara lebih akurat dibandingkan skala magnitudo Richter, terutama untuk gempa bumi besar yang terjadi pada kedalaman yang cukup dalam.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"500\" height=\"500\" src=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/preview-529947.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-26922\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/preview-529947.png 500w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/preview-529947-300x300.png 300w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/preview-529947-150x150.png 150w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/preview-529947-12x12.png 12w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/preview-529947-100x100.png 100w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Ilustrasi tersedia dalam bahasa <strong><a href=\"https:\/\/mindthegraph.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mind the Graph<\/a><\/strong><\/em><\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3><a href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/app\/illustrations\/earthquake-buildings\"><\/a>Skala Mercalli<\/h3>\n\n\n\n<p>Skala Mercalli adalah skala tingkat keparahan gempa bumi yang menggambarkan dampak gempa bumi terhadap kerak bumi serta individu, bangunan, dan struktur lainnya. Skala Mercalli sering digunakan bersama dengan Skala Richter atau Skala Momen Magnitudo, yang digunakan untuk menentukan magnitudo gempa bumi.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala ini didasarkan pada sistem angka Romawi dari I hingga XII, dengan I menyiratkan getaran lemah yang tidak dirasakan oleh manusia dan XII menunjukkan getaran yang sangat berat yang menyebabkan kerusakan dan kehancuran yang meluas. Skala ini mempertimbangkan jenis permukaan tempat terjadinya gempa bumi, jenis bangunan yang terkena dampak, dan jumlah kerusakan yang ditimbulkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Skala Mercalli dan Skala Momen Magnitudo atau Skala Richter jika digabungkan akan memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai gempa bumi, yang mencakup magnitudo dan dampaknya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, jika gempa bumi dengan Magnitudo Momen yang lebih tinggi terjadi di lokasi yang tidak terlalu padat atau jika tanahnya tidak terlalu rentan terhadap kerusakan, maka kerusakan yang ditimbulkan tidak sebesar gempa bumi dengan Magnitudo Momen yang lebih rendah di daerah yang padat penduduknya atau jika tanahnya sangat rentan terhadap kerusakan, maka kerusakan yang ditimbulkan pada situasi ini bisa jadi lebih besar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah mengapa menggabungkan kedua skala tersebut dapat menjadi pendekatan terbaik karena Skala Mercalli didasarkan pada pengamatan individu yang mengalami gempa dan melaporkan dampak yang mereka lihat.<\/p>\n\n\n\n<h2>Bagaimana cara menemukan lokasi pusat gempa bumi?<\/h2>\n\n\n\n<p>Ahli seismologi menggunakan teknik yang dikenal sebagai triangulasi untuk menentukan episentrum gempa bumi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ide yang mendasari triangulasi adalah bahwa gelombang seismik dari gempa bumi merambat dengan kecepatan yang berbeda-beda melalui material yang berbeda, dan tiba pada waktu yang berbeda-beda di stasiun seismografik yang berada pada jarak yang berbeda dari pusat gempa. Ahli seismologi dapat memperkirakan posisi pusat gempa dengan mempelajari waktu kedatangan gelombang seismik di beberapa lokasi seismografi.<\/p>\n\n\n\n<h2>Intensitas Gempa Bumi<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table aligncenter\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Besarnya<\/th><th class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Intensitas<\/th><th class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Dampak<\/th><th class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Tingkat rata-rata gempa bumi<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>2.0 atau kurang<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Mikro<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Jarang terasa<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Lebih dari jutaan per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>2,0 hingga 2,9<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Kecil<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Sedikit terasa<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Lebih dari satu juta per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>3,0 hingga 3,9<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Lebih dari minor<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Sering terasa<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Lebih dari seratus ribu per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>4,0 hingga 4,9<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Cahaya<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Dirasakan oleh kebanyakan orang<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Lebih dari sepuluh ribu per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>5,0 hingga 5,9<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Sedang<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Dapat merusak struktur yang buruk<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Lebih dari seribu per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>6,0 hingga 6,9<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Kuat<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan yang cukup baik<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Lebih dari seratus per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>7,0 hingga 7,9<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Mayor<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Menyebabkan kerusakan pada sebagian besar bangunan<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Sepuluh hingga dua puluh per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>8,0 hingga 8,9<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Bagus.<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Kerusakan besar pada bangunan<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Satu per tahun<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\"><strong>9,0 atau lebih<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Terbesar<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Dapat meruntuhkan semua bangunan<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Satu setiap sepuluh tahun atau lebih<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2>Kami mengkhususkan diri dalam abstrak grafis, figur sains yang semuanya dikuratori oleh para ilmuwan<\/h2>\n\n\n\n<p>Abstrak grafis dapat membantu para ilmuwan untuk menyampaikan konsep-konsep yang rumit, menekankan temuan-temuan utama, meningkatkan penemuan penelitian, dan mempromosikan pekerjaan multidisiplin.  Para ilmuwan dapat membuat penelitian mereka lebih mudah diakses dan dipahami dengan menggunakan abstrak grafis, yang dapat membantu kemajuan di bidang ilmu pengetahuan secara keseluruhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda memerlukan alat bantu sederhana untuk menghasilkan abstrak grafis, manfaatkan Mind The Graph, alat bantu yang dimaksudkan agar mudah digunakan, sehingga siapa pun, bahkan mereka yang memiliki kemampuan desain terbatas, dapat menghasilkan grafis berkualitas profesional.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:39px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><a href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/app\/offer-trial\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"651\" height=\"174\" src=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/banner-blog-trial-01.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-26823\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/banner-blog-trial-01.jpg 651w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/banner-blog-trial-01-300x80.jpg 300w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/banner-blog-trial-01-18x5.jpg 18w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/banner-blog-trial-01-100x27.jpg 100w\" sizes=\"(max-width: 651px) 100vw, 651px\" \/><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n<div style=\"height:44px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inilah saatnya untuk memahami magnitudo gempa bumi, skala yang paling sering digunakan, dan bagaimana skala tersebut dapat memprediksi tingkat keparahan suatu peristiwa.<\/p>","protected":false},"author":28,"featured_media":26924,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[959,28],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"It&#039;s time to understand the earthquake magnitude, the most often used scales, and how they might predict the severity of an event.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"It&#039;s time to understand the earthquake magnitude, the most often used scales, and how they might predict the severity of an event.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mind the Graph Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-02-27T15:44:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-28T21:06:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/blog-earthquake.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1124\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"613\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jessica Abbadia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"It&#039;s time to understand the earthquake magnitude, the most often used scales, and how they might predict the severity of an event.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/blog-earthquake.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jessica Abbadia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact","description":"It's time to understand the earthquake magnitude, the most often used scales, and how they might predict the severity of an event.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact","og_description":"It's time to understand the earthquake magnitude, the most often used scales, and how they might predict the severity of an event.","og_url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/","og_site_name":"Mind the Graph Blog","article_published_time":"2023-02-27T15:44:00+00:00","article_modified_time":"2023-02-28T21:06:09+00:00","og_image":[{"width":1124,"height":613,"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/blog-earthquake.png","type":"image\/png"}],"author":"Jessica Abbadia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact","twitter_description":"It's time to understand the earthquake magnitude, the most often used scales, and how they might predict the severity of an event.","twitter_image":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/blog-earthquake.png","twitter_misc":{"Written by":"Jessica Abbadia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/pl\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/pl\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/","name":"Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-02-27T15:44:00+00:00","dateModified":"2023-02-28T21:06:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/96ecc2d785106e951f7773dc7c96d699"},"description":"It's time to understand the earthquake magnitude, the most often used scales, and how they might predict the severity of an event.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/pl\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/pl\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/pl\/wielkosc-trzesienia-ziemi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Understanding Earthquake Magnitudes and Their Impact"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/","name":"Mind the Graph Blog","description":"Your science can be beautiful!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/96ecc2d785106e951f7773dc7c96d699","name":"Jessica Abbadia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f477bd20199beb376b04b2fda9a2cec5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f477bd20199beb376b04b2fda9a2cec5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Jessica Abbadia"},"description":"Jessica Abbadia is a lawyer that has been working in Digital Marketing since 2020, improving organic performance for apps and websites in various regions through ASO and SEO. Currently developing scientific and intellectual knowledge for the community's benefit. Jessica is an animal rights activist who enjoys reading and drinking strong coffee.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/jessica-abbadia-9b834a13b\/"],"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/author\/jessica\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26914"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26914"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26914\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26931,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26914\/revisions\/26931"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}