{"id":16554,"date":"2022-08-04T08:37:16","date_gmt":"2022-08-04T11:37:16","guid":{"rendered":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-a-conclusion-for-a-research-paper-copy\/"},"modified":"2024-05-15T10:52:03","modified_gmt":"2024-05-15T13:52:03","slug":"how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-pengantar-untuk-makalah-penelitian\/","title":{"rendered":"Bagaimana Menulis Pendahuluan Untuk Makalah Penelitian"},"content":{"rendered":"<p>Pengantar untuk semua jenis makalah terkadang disalahpahami sebagai bagian awal; namun, pengantar sebenarnya dimaksudkan untuk menyajikan subjek yang Anda pilih kepada audiens dengan cara yang membuatnya lebih menarik dan membuat pembaca haus akan informasi lebih lanjut. Setelah judul dan abstrak, audiens Anda akan membaca pendahuluan, oleh karena itu sangat penting untuk memulai dengan awal yang solid.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini mencakup petunjuk tentang <strong>bagaimana menulis pendahuluan untuk makalah penelitian<\/strong> yang melibatkan pembaca dalam penelitian Anda. Anda dapat membuat pembukaan yang kuat untuk makalah penelitian Anda jika Anda tetap berpegang pada format dan beberapa prinsip dasar.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-what-is-an-introduction-to-a-research-paper\"><strong>Apa yang dimaksud dengan Pengantar Makalah Penelitian?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pendahuluan adalah bagian pembuka dari sebuah makalah penelitian dan bagian yang kemungkinan besar akan dibaca pertama kali oleh pembaca, di mana tujuan dan sasaran dari tulisan selanjutnya dinyatakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pendahuluan memiliki banyak tujuan. Bagian ini memberikan konteks untuk penelitian Anda, menjelaskan topik dan tujuan Anda, serta memberikan garis besar dari karya tersebut. Pendahuluan yang solid akan membangun nada untuk sisa makalah Anda, menarik pembaca untuk terus membaca metodologi, temuan, dan diskusi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun kata pengantar umumnya disajikan di awal dokumen, kita harus membedakan kata pengantar dari awal penelitian Anda. Sebuah pengantar, sesuai dengan namanya, seharusnya memperkenalkan subjek Anda tanpa memperpanjangnya. Semua informasi dan fakta yang relevan harus ditempatkan di bagian isi dan kesimpulan, bukan di bagian pendahuluan.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-structure-of-an-introduction\"><strong>Struktur Pengantar<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum menjelaskan <strong>bagaimana menulis pendahuluan untuk makalah penelitian<\/strong>Anda perlu memahami struktur yang akan membuat perkenalan Anda lebih kuat dan lugas.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"h-a-good-hook\"><strong>Kail yang Baik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengait adalah salah satu pembuka pengantar penelitian yang paling efektif. Tujuan dari hook adalah untuk merangsang minat pembaca untuk membaca makalah penelitian.  Ada berbagai pendekatan yang dapat Anda lakukan untuk menghasilkan pengait yang kuat: fakta yang mengejutkan, pertanyaan, tinjauan singkat, atau bahkan kutipan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"h-broad-overview\"><strong>Gambaran Umum<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memberikan pengait yang bagus, Anda harus menyajikan gambaran umum yang luas tentang masalah utama Anda dan beberapa informasi latar belakang penelitian Anda. Jika Anda tidak yakin tentang bagaimana memulai pendahuluan esai, pendekatan terbaik adalah memberikan penjelasan dasar tentang topik Anda sebelum menyelidiki isu-isu spesifik. Sederhananya, Anda harus memulai dengan informasi umum dan kemudian mempersempitnya ke topik yang relevan.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"h-questions\"><strong>Pertanyaan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memberikan beberapa informasi latar belakang mengenai topik utama penelitian Anda, lanjutkan dengan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pembaca mengenai apa yang akan Anda bahas selama penelitian. Pada bagian pendahuluan ini, Anda harus dengan cepat mengklarifikasi topik-topik penting Anda sesuai dengan urutan yang akan dibahas kemudian, secara bertahap memperkenalkan pernyataan tesis Anda. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan penting yang harus Anda jawab di bagian pendahuluan: Siapa? Apa? Di mana? Kapan? Bagaimana? Dan mengapa begitu?<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"h-thesis-statement\"><strong>Pernyataan Tesis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pernyataan tesis, yang harus dinyatakan dalam klausa awal penelitian Anda karena seluruh penelitian Anda berkisar di sekitarnya, adalah komponen terpenting dari penelitian Anda. <\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan tesis memberikan gambaran singkat kepada audiens Anda tentang pernyataan utama penelitian. Pada bagian isi karya Anda, argumen utama Anda adalah apa yang akan Anda paparkan atau perdebatkan. Pernyataan tesis yang sangat baik biasanya sangat ringkas, akurat, eksplisit, jelas, dan fokus. Biasanya, tesis Anda harus berada di akhir paragraf\/bagian pendahuluan.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"h-tips-for-writing-a-strong-introduction\"><strong>Kiat untuk Menulis Pendahuluan yang Kuat<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain struktur yang baik, berikut ini adalah beberapa kiat untuk membuat perkenalan Anda kuat dan akurat:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Ingatlah tujuan penelitian Anda dan pastikan pendahuluan Anda mendukung tujuan tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunakan pengait yang menarik dan relevan yang langsung menarik perhatian pembaca.<\/li>\n\n\n\n<li>Buatlah jelas bagi pembaca Anda apa sikap Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Tunjukkan pengetahuan Anda tentang subjek Anda.<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan peta jalan kepada pembaca Anda untuk membantu mereka memahami apa yang akan Anda bahas selama penelitian.<\/li>\n\n\n\n<li>Ringkaslah - disarankan agar pendahuluan pembuka Anda terdiri dari sekitar 8-9 persen dari keseluruhan jumlah kata dalam artikel Anda (misalnya, 160 kata untuk esai sepanjang 2.000 kata).&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Buatlah pernyataan tesis yang kuat dan tidak ambigu.<\/li>\n\n\n\n<li>Jelaskan mengapa artikel tersebut penting dalam 1-2 kalimat.<\/li>\n\n\n\n<li>Ingatlah untuk membuatnya tetap menarik.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 id=\"h-mistakes-to-avoid-in-your-introduction\"><strong>Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Perkenalan Anda<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Lihat apa yang tidak boleh dilakukan dan apa yang harus dihindari setelah Anda mengetahui struktur dan <strong>bagaimana menulis pendahuluan untuk makalah penelitian<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Tidak memiliki arah atau tujuan.<\/li>\n\n\n\n<li>Terlalu banyak memberi.<\/li>\n\n\n\n<li>Membuat paragraf yang panjang.<\/li>\n\n\n\n<li>Latar belakang, literatur, dan teori yang berlebihan atau tidak memadai.<\/li>\n\n\n\n<li>Termasuk materi yang harus ditempatkan di dalam tubuh dan kesimpulan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kurang menulis atau menulis secara berlebihan.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan terlalu banyak tanda kutip.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 id=\"h-unleash-the-power-of-infographics-with-mind-the-graph\"><strong>Lepaskan Kekuatan Infografis dengan Mind the Graph<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Apakah Anda yakin penelitian Anda tidak efisien dalam berkomunikasi secara tepat atau tidak menarik secara estetika? Gunakan fitur <a href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=content\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Pikirkan Grafik<\/a> untuk membuat infografis yang hebat dan menambah nilai lebih pada penelitian Anda.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Tutorial | Membuat infografis empat langkah di Mind the Graph\" width=\"800\" height=\"450\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/kGMomqz3YAU?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<div style=\"height:21px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<div class=\"is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-1 wp-block-buttons\">\n<div class=\"wp-block-button is-style-fill\"><a class=\"wp-block-button__link has-background wp-element-button\" href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=content\" style=\"border-radius:23px;background-color:#dc1866\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mulai Berkreasi dengan Mind the Graph<\/a><\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div style=\"height:52px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari cara menulis pendahuluan makalah penelitian yang kuat dan efisien dengan mengikuti struktur yang sesuai dan menghindari kesalahan umum.<\/p>","protected":false},"author":28,"featured_media":16529,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[978,974,961,38],"tags":[891,893,894,554,962],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>How to Write an Introduction For a Research Paper<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Learn how to write a strong and efficient research paper introduction by following the suitable structure and avoiding typical errors.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-pengantar-untuk-makalah-penelitian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"How to Write an Introduction For a Research Paper\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Learn how to write a strong and efficient research paper introduction by following the suitable structure and avoiding typical errors.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-pengantar-untuk-makalah-penelitian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mind the Graph Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-04T11:37:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-15T13:52:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1123\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"612\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jessica Abbadia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"How to Write an Introduction For a Research Paper\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"Learn how to write a strong and efficient research paper introduction by following the suitable structure and avoiding typical errors.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jessica Abbadia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"How to Write an Introduction For a Research Paper","description":"Learn how to write a strong and efficient research paper introduction by following the suitable structure and avoiding typical errors.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-pengantar-untuk-makalah-penelitian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"How to Write an Introduction For a Research Paper","og_description":"Learn how to write a strong and efficient research paper introduction by following the suitable structure and avoiding typical errors.","og_url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-pengantar-untuk-makalah-penelitian\/","og_site_name":"Mind the Graph Blog","article_published_time":"2022-08-04T11:37:16+00:00","article_modified_time":"2024-05-15T13:52:03+00:00","og_image":[{"width":1123,"height":612,"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Jessica Abbadia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"How to Write an Introduction For a Research Paper","twitter_description":"Learn how to write a strong and efficient research paper introduction by following the suitable structure and avoiding typical errors.","twitter_image":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper.jpg","twitter_misc":{"Written by":"Jessica Abbadia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper\/","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper\/","name":"How to Write an Introduction For a Research Paper","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-08-04T11:37:16+00:00","dateModified":"2024-05-15T13:52:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/96ecc2d785106e951f7773dc7c96d699"},"description":"Learn how to write a strong and efficient research paper introduction by following the suitable structure and avoiding typical errors.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-an-introduction-for-a-research-paper\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"How to Write an Introduction For a Research Paper"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/","name":"Mind the Graph Blog","description":"Your science can be beautiful!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/96ecc2d785106e951f7773dc7c96d699","name":"Jessica Abbadia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f477bd20199beb376b04b2fda9a2cec5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f477bd20199beb376b04b2fda9a2cec5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Jessica Abbadia"},"description":"Jessica Abbadia is a lawyer that has been working in Digital Marketing since 2020, improving organic performance for apps and websites in various regions through ASO and SEO. Currently developing scientific and intellectual knowledge for the community's benefit. Jessica is an animal rights activist who enjoys reading and drinking strong coffee.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/jessica-abbadia-9b834a13b\/"],"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/author\/jessica\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16554"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16554"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16554\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54268,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16554\/revisions\/54268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16529"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}