{"id":15886,"date":"2022-06-03T15:19:34","date_gmt":"2022-06-03T18:19:34","guid":{"rendered":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/storytelling-in-presentations-copy\/"},"modified":"2023-01-05T14:18:48","modified_gmt":"2023-01-05T17:18:48","slug":"how-to-write-a-presentation-description","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-deskripsi-presentasi\/","title":{"rendered":"Panduan tentang Cara Menulis Deskripsi Presentasi"},"content":{"rendered":"<p>Presentasi ini hanya dirancang untuk menyajikan topik apa pun dengan sebaik-baiknya. Teks semacam itu harus terstruktur dengan baik, intuitif, informatif, dan didesain dengan indah. Tetapi Anda tidak harus menjadi seorang desainer atau ahli Photoshop untuk melakukan ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menciptakan presentasi yang berkualitas, sangat penting untuk memadukan teks yang penuh wawasan dan desain yang lugas secara terampil.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>Bagaimana cara menulis deskripsi presentasi?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mirip dengan konten lainnya. Pertimbangkan target audiens dan topiknya, pilih gaya penjelasan yang sesuai dan isi teks dengan informasi dan fakta. Konten deskripsi akan menjadi dasar yang sangat baik untuk presentasi informasi. Dengan demikian, deskripsi presentasi sepenuhnya bergantung pada tujuan. Misalnya, jika tujuan Anda adalah meyakinkan orang, Anda perlu menjenuhkannya dengan fakta, angka, istilah yang menguntungkan, dan ajakan untuk bertindak.<\/p>\n\n\n\n<p>Presentasi adalah jenis konten yang menarik bagi audiens akademis. Presentasi ini bekerja paling baik sebagai penawaran. Berkat desain yang indah, penawaran Anda akan menarik lebih banyak perhatian dan memenangkan hati audiens target sebelumnya. Audiens akademis juga menyukai presentasi karena struktur logis dan demonstrasi topik yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi, selain cara menulis deskripsi presentasi, desainnya juga tidak kalah penting. Slide menyajikan esensi konten dengan sangat menguntungkan jika Anda memanfaatkan kiat-kiat yang sudah terbukti dalam pemformatan.<\/p>\n\n\n\n<h3>Apakah benar bahwa deskripsi tidak boleh lebih dari 30 kata?<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak ada aturan universal tentang cara menulis deskripsi presentasi. Presentasi berbeda dalam hal tujuan, format, dan audiens, dan setiap slide secara terpisah memecahkan masalah yang berbeda. Misalnya, jika Anda mengirim proposal komersial melalui surat, slide terpisah mungkin berisi persyaratan kontrak atau rincian hukum yang perlu diketahui oleh penerima sebelumnya. Ini adalah teks yang penting, jadi jangan mempertaruhkan maknanya dan menguranginya demi mitos \"peraturan\" 30 kata atau 6 baris.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.essaytigers.com\">Layanan penulisan esai<\/a> menyarankan untuk mengingat prinsip-prinsip sederhana:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"has-white-color has-text-color has-background\" style=\"background-color:#dc1866\">\n<li>Satu slide - satu pemikiran.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"has-white-color has-text-color has-background\" style=\"background-color:#dc1866\">\n<li>Lebih baik memecah ide yang rumit menjadi ide yang sederhana dan menjelaskannya dalam beberapa slide.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"has-white-color has-text-color has-background\" style=\"background-color:#dc1866\">\n<li>Kadang-kadang lebih baik tidak memberi tahu, tetapi menunjukkan ilustrasi, ikon, dan diagram.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"has-white-color has-text-color has-background\" style=\"background-color:#dc1866\">\n<li>Deskripsi yang baik secara singkat dan akurat menyampaikan maknanya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Hanya perlu beberapa kalimat untuk menggambarkan pemikiran sederhana, yang cukup untuk satu slide. Jika ada begitu banyak teks sehingga Anda ingin mengurangi font - pikirkan apakah Anda bisa memendekkannya.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>Bagaimana cara membuat deskripsi presentasi yang ringkas?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Gunakan rumusan sesederhana mungkin: hindari konstruksi kalimat yang rumit, partisipatif, kalimat pasif, ekspresi yang tidak jelas, dan klerikalisme.<\/p>\n\n\n\n<p>Buatlah judul yang bermakna yang menyampaikan tema atau ide utama dari slide. Dengan begitu, audiens akan memahami dan mengingat pendapat Anda tanpa harus membaca teks utama. Pastikan teks, ikon, dan ilustrasi pada slide berhubungan dengan judul.<\/p>\n\n\n\n<p>Presentasi yang akan dikirim akan dibaca, jadi harus cukup jelas. Anda harus menyusunnya menjadi sebuah cerita yang koheren dan konsisten yang dapat dimengerti tanpa pembicara. Anda dapat menempatkan teks sebanyak yang Anda inginkan (tetapi tidak sampai seluruh slide adalah teks padat).<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda berbicara di depan umum, deskripsi pada slide tidak diperlukan untuk presentasi: Anda dapat menampilkan ilustrasi dan diagram, menjelaskan maknanya secara paralel. Pertimbangkan ruangan tempat Anda akan berbicara. Slide presentasi di ruang rapat kecil dapat dilihat oleh semua orang sehingga Anda dapat menempatkan ilustrasi dan bahkan ikon di atasnya sebagai tambahan deskripsi. Tetapi jika Anda memiliki ruang yang luas, orang akan membaca teks dari baris terakhir, yang secara langsung memengaruhi ukuran dan jumlah kata pada slide.<\/p>\n\n\n\n<h2><strong>Apa perbedaan antara presentasi yang dikirim dan berbicara di depan umum?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Perosotan di mana-mana sama saja, bukan? Tidak juga. Slide akan berbeda, tetapi bukan itu intinya. Kondisi di mana audiens menerima informasi berbeda. Berbicara di depan umum dengan presentasi selalu memiliki waktu yang terbatas. Orang-orang dapat dengan aman mempelajari dan membaca ulang presentasi yang diterima melalui surat.<\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaan utama antara presentasi ini: perhatian audiens terfokus pada hal-hal yang berbeda. Selama berbicara di depan umum dengan presentasi, audiens mendengarkan pembicara agar tidak kehilangan fokus dan sesekali beralih ke slide.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selama berbicara di depan umum, slide ditautkan ke pidato dan muncul di layar ketika Anda memilih untuk melakukannya. Slide harus mudah dibaca agar tidak mengalihkan perhatian audiens dari kata-kata Anda. Cukup menunjukkan beberapa poin pembicaraan atau gambar visual. Tanpa pembicara, presentasi seperti itu akan menjadi serangkaian slide yang tidak dapat dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p>Audiens berfokus sepenuhnya pada slide ketika menerima presentasi melalui surat. Pembicara tidak ada di sana, pembaca tidak memiliki siapa pun untuk bertanya, dan dia hanya akan memahami apa yang Anda tulis dan tunjukkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua yang akan dilihat pembaca dalam presentasi yang dikirim melalui surat harus terhubung menjadi satu cerita yang koheren, dapat dimengerti tanpa pembicara. Diperlukan judul yang bermakna agar Anda dapat memahami esensi presentasi tanpa membaca teks utama. Beberapa poin harus lebih rinci dan membuat hubungan semantik di antara slide sehingga pemirsa memahami apa yang akan terjadi selanjutnya. Anda tidak ingin pembaca berganti slide dan kehilangan intinya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:25px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Slide menyajikan esensi konten dengan sangat menguntungkan jika Anda memanfaatkan kiat-kiat yang sudah terbukti dalam pemformatan. <\/p>","protected":false},"author":4,"featured_media":15892,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[38],"tags":[864,865,862,962],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>A Guide on How to Write a Presentation Description - MTG<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"This article covers tips and advices on how to write a presentation description.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-deskripsi-presentasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"A Guide on How to Write a Presentation Description\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"This article covers tips and advices on how to write a presentation description.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-deskripsi-presentasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mind the Graph Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-06-03T18:19:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-05T17:18:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/how-to-write-a-presentation-description.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1125\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"614\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Fabricio Pamplona\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:title\" content=\"A Guide on How to Write a Presentation Description\" \/>\n<meta name=\"twitter:description\" content=\"This article covers tips and advices on how to write a presentation description.\" \/>\n<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/how-to-write-a-presentation-description.jpg\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Fabricio Pamplona\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"A Guide on How to Write a Presentation Description - MTG","description":"This article covers tips and advices on how to write a presentation description.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-deskripsi-presentasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"A Guide on How to Write a Presentation Description","og_description":"This article covers tips and advices on how to write a presentation description.","og_url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/bagaimana-menulis-deskripsi-presentasi\/","og_site_name":"Mind the Graph Blog","article_published_time":"2022-06-03T18:19:34+00:00","article_modified_time":"2023-01-05T17:18:48+00:00","og_image":[{"width":1125,"height":614,"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/how-to-write-a-presentation-description.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Fabricio Pamplona","twitter_card":"summary_large_image","twitter_title":"A Guide on How to Write a Presentation Description","twitter_description":"This article covers tips and advices on how to write a presentation description.","twitter_image":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/how-to-write-a-presentation-description.jpg","twitter_misc":{"Written by":"Fabricio Pamplona","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-a-presentation-description\/","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-a-presentation-description\/","name":"A Guide on How to Write a Presentation Description - MTG","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-06-03T18:19:34+00:00","dateModified":"2023-01-05T17:18:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8eaee6d8007ac319523c3ddc98cedd3"},"description":"This article covers tips and advices on how to write a presentation description.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-a-presentation-description\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-a-presentation-description\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/how-to-write-a-presentation-description\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"A Guide on How to Write a Presentation Description"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/","name":"Mind the Graph Blog","description":"Your science can be beautiful!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/c8eaee6d8007ac319523c3ddc98cedd3","name":"Fabricio Pamplona","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/da6985d9f20ecb24f3238df103a638ac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/da6985d9f20ecb24f3238df103a638ac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Fabricio Pamplona"},"description":"Fabricio Pamplona is the founder of Mind the Graph - a tool used by over 400K users in 60 countries. He has a Ph.D. and solid scientific background in Psychopharmacology and experience as a Guest Researcher at the Max Planck Institute of Psychiatry (Germany) and Researcher in D'Or Institute for Research and Education (IDOR, Brazil). Fabricio holds over 2500 citations in Google Scholar. He has 10 years of experience in small innovative businesses, with relevant experience in product design and innovation management. Connect with him on LinkedIn - Fabricio Pamplona.","sameAs":["http:\/\/mindthegraph.com","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/fabriciopamplona"],"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/author\/fabricio\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15886"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15886"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26018,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15886\/revisions\/26018"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15892"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}