{"id":11588,"date":"2020-07-21T11:27:40","date_gmt":"2020-07-21T14:27:40","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/?p=11588"},"modified":"2022-10-18T08:40:17","modified_gmt":"2022-10-18T11:40:17","slug":"why-communicate-science-through-narratives","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/mengapa-mengkomunikasikan-sains-melalui-narasi\/","title":{"rendered":"Mengapa Mengkomunikasikan Ilmu Pengetahuan melalui Narasi?"},"content":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda mendengar tentang komunikasi melalui narasi? Mendongeng? Jadi, berkomunikasi melalui narasi adalah cara untuk menceritakan, dengan cara yang lebih menyenangkan dan didaktis, segala hal.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi melalui narasi bukan berarti menceritakan cerita fiksi, tetapi berbicara melalui cerita yang lebih didaktis daripada teks atau angka, seperti gambar atau video.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi siapa yang dapat menggunakan jenis narasi ini? Semua! Ya, mendongeng adalah cara yang sangat efektif untuk mengajar dan menyampaikan informasi. Salah satu contoh terbaik dari mendongeng adalah dongeng untuk anak-anak, cerita (dalam hal ini, fiksi) mengajarkan pelajaran untuk anak-anak<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaat Berkomunikasi dengan Narasi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin manfaat terbesar dari berkomunikasi melalui narasi adalah kemudahan dalam memahami konten. Didaktik informasi melalui narasi alternatif memberikan pengalaman yang unik bagi pengguna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemungkinan untuk mempelajari sesuatu melalui sebuah narasi, dapat menghasilkan hubungan dan bahkan identifikasi antara siapa yang membaca dan konten yang sedang dilalui. Jenis identifikasi ini banyak terlihat dalam film, misalnya, melalui perjalanan sang pahlawan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan Pahlawan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan sang pahlawan adalah cara bercerita melalui 12 tahap, dengan tujuan memikat dan memperbaiki konten. Strategi ini diciptakan oleh Christopher Vogler, dengan tujuan untuk sekadar bercerita. Ia, yang menyukai mitologi dan dongeng Yunani, menciptakan perjalanan ini untuk \"mengatur\" apa yang telah kita lihat dalam cerita sehari-hari, bagaimana cerita-cerita itu menyentuh kita, membuat kita mengidentifikasi dan menghasilkan empati dan apresiasi terhadap cerita dan karakter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan sang pahlawan terdiri dari:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">dunia yang sama;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">panggilan untuk berpetualang;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">penolakan panggilan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">pertemuan dengan mentor;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0melewati ambang batas pertama;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">bukti, sekutu dan musuh;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0pendekatan ke gua rahasia;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">cobaan yang berat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0hadiahnya;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0jalan kembali;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0kebangkitan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">kembalinya dengan obat mujarab.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja, kita bisa meringkas dan mengubahnya menjadi cara yang tidak terlalu menyenangkan ketika kita perlu membicarakan subjek, seperti sains misalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kita harus menyadari bahwa ketika kita berbicara tentang subjek seperti sains, kita harus sedikit lebih berhati-hati, untuk dapat berbicara dengan cara yang serius, dengan kredibilitas, tetapi tanpa kehilangan kepekaan yang diperlukan untuk mempertahankan perhatian pembaca.<\/span><\/p>\n<p><span lang=\"en\">Dengan demikian, kita dapat mengembangkan sebuah cerita untuk mengomunikasikan pemikiran sains tentang sebuah permainan, di mana setiap poin dapat dilihat sebagai misi yang berbeda, di mana ada sesuatu yang perlu dilakukan atau dianalisis. Dengan demikian, akan mengikuti struktur berikut: <\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span lang=\"en\">Pendahuluan - Ini adalah pengenalan topik yang akan Anda kerjakan dalam artikel Anda.<br \/><\/span><\/li>\n<li><span lang=\"en\">Masalah - Mengenali dan menunjukkan masalah apa yang mengganggu Anda.\u00a0<br \/><\/span><\/li>\n<li><span lang=\"en\">Dampak Masalah - Tunjukkan seberapa relevan masalah ini dan bagaimana dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. <br \/><\/span><\/li>\n<li><span lang=\"en\">Kemungkinan Solusi - Sajikan berbagai solusi yang mungkin ada, dari penelitian Anda.<\/span><\/li>\n<li><span lang=\"en\">Happy Ending - Masalah terpecahkan, penelitian berhasil dilaksanakan!<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/request_carol_tabuleiro_2.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-11608 size-large\" src=\"https:\/\/blog.mindthegraph.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/request_carol_tabuleiro_2-1024x622.png\" alt=\"mengkomunikasikan sains dengan narasi\" width=\"800\" height=\"486\" srcset=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/request_carol_tabuleiro_2-1024x622.png 1024w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/request_carol_tabuleiro_2-300x182.png 300w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/request_carol_tabuleiro_2-768x467.png 768w, https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/request_carol_tabuleiro_2.png 1170w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini bisa menjadi bentuk yang lebih sederhana dan SANGAT singkat dari perjalanan sang Pahlawan sehingga kita bisa mengomunikasikan ilmu pengetahuan kepada orang-orang di luar akademi, misalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan cara yang bagus untuk melakukan komunikasi jenis ini melalui narasi dalam sains, menggunakan teknik perjalanan adalah dengan gambar, ilustrasi, yang membantu penjelasan dengan cara yang lebih sederhana dan didaktik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keren, ya? Apa lagi yang Anda tunggu untuk dicoba? Jika Anda membutuhkan bantuan, Anda sudah tahu ke mana harus pergi\u00a0<a href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/\"> menemukannya!<\/a><\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":14,"featured_media":11617,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36,66,40,958,38,1],"tags":[793,224,112,51,792,554,256,962],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Why Communicate Science through Narratives? - Mind the Graph Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Discover how to communicate science through narratives and have more impact with your researches! Mind the Graph, your science can be beautiful\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/mengapa-mengkomunikasikan-sains-melalui-narasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Why Communicate Science through Narratives? - Mind the Graph Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Discover how to communicate science through narratives and have more impact with your researches! Mind the Graph, your science can be beautiful\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/mengapa-mengkomunikasikan-sains-melalui-narasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Mind the Graph Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-21T14:27:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-18T11:40:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/frame-4-2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1170\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"831\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Carol\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Carol\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Why Communicate Science through Narratives? - Mind the Graph Blog","description":"Discover how to communicate science through narratives and have more impact with your researches! Mind the Graph, your science can be beautiful","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/mengapa-mengkomunikasikan-sains-melalui-narasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Why Communicate Science through Narratives? - Mind the Graph Blog","og_description":"Discover how to communicate science through narratives and have more impact with your researches! Mind the Graph, your science can be beautiful","og_url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/mengapa-mengkomunikasikan-sains-melalui-narasi\/","og_site_name":"Mind the Graph Blog","article_published_time":"2020-07-21T14:27:40+00:00","article_modified_time":"2022-10-18T11:40:17+00:00","og_image":[{"width":1170,"height":831,"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/frame-4-2.png","type":"image\/png"}],"author":"Carol","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Carol","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/why-communicate-science-through-narratives\/","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/why-communicate-science-through-narratives\/","name":"Why Communicate Science through Narratives? - Mind the Graph Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2020-07-21T14:27:40+00:00","dateModified":"2022-10-18T11:40:17+00:00","author":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/f032fac55ac937fa6af43d8f0b13c79c"},"description":"Discover how to communicate science through narratives and have more impact with your researches! Mind the Graph, your science can be beautiful","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/why-communicate-science-through-narratives\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/why-communicate-science-through-narratives\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/why-communicate-science-through-narratives\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Why Communicate Science through Narratives?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/","name":"Mind the Graph Blog","description":"Your science can be beautiful!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/f032fac55ac937fa6af43d8f0b13c79c","name":"Carol","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id-ID","@id":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b85cb70b501abe4f49294c2d09c74f8?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3b85cb70b501abe4f49294c2d09c74f8?s=96&d=mm&r=g","caption":"Carol"},"url":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/author\/carol\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11588"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11588"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11588\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11723,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11588\/revisions\/11723"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mindthegraph.com\/blog\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}